ABNA: Alireza Khodjastepour, Wakil Ketua Masyarakat Islam Insinyur, dalam sebuah wawancara menganalisis perilaku terbaru presiden Amerika dan menekankan bahwa tidak ada kejahatan yang tidak mungkin dilakukan oleh musuh, tetapi musuh takut akan balasan dari angkatan bersenjata Iran.
Aktivis politik ini selanjutnya mencatat bahwa alasan mundurnya Trump dari posisinya ada dua: ia tahu bahwa balasan angkatan bersenjata akan sangat keras dan efektif, dan ia juga ingin menggunakan alat ini di meja perundingan terhadap para diplomat kita untuk menakuti kita.
Selanjutnya Khodjastepour menekankan: "Setiap kali pasar global dibuka, Trump mundur dari keputusannya dan setelah itu kembali mengancam kita."
Ia menekankan: "Kita harus keluar dari siklus ini, mengubah perhitungan musuh, dan melanjutkan perang dengan perhitungan kita sendiri."
Wakil Ketua Masyarakat Islam Insinyur juga menambahkan: "Kenaikan harga minyak menyebabkan kenaikan harga bensin di Amerika, dan masalah ini menunjukkan pentingnya penutupan Selat Hormuz."
Khodjastepour, dengan menekankan bahwa untuk menghadapi blokade laut Amerika harus dilakukan operasi militer, mengatakan: "Jalan untuk melawan musuh adalah perlawanan dan keteguhan rakyat dan para pejabat."
Komentar Anda