9 Juli 2026 - 23:24
Source: ABNA
Retorika pejabat Zionis terhadap Iran

Dengan meningkatnya konflik di kawasan di tengah pelanggaran kesepakatan yang ditandatangani oleh Amerika, pejabat Zionis kembali mengoceh terhadap Iran.

Sebagaimana dilaporkan Kantor Berita ABNA mengutip Al Jazeera, Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri rezim Zionis, tanpa merujuk pada kerusakan dan kehancuran yang ditinggalkan di wilayah pendudukan akibat serangan rudal berat Iran, mengklaim bahwa sistem yang berkuasa di Iran telah mengalami pukulan keras dan negara ini tidak boleh pernah, baik dengan perjanjian maupun tanpa perjanjian, memperoleh senjata nuklir.

Ia juga mengatakan bahwa perlindungan terhadap apa yang disebut "keunggulan udara" Israel merupakan bagian utama dari keamanan internal rezim ini dan merupakan kunci untuk melindungi stabilitas kawasan! Tampaknya bagian dari pernyataan Netanyahu ini ditujukan kepada Turki dan upaya negara tersebut untuk membeli jet tempur F-35 dari Amerika.

Menteri Perang rezim Zionis juga mengklaim bahwa rezim ini siap untuk putaran ketiga konflik dengan Iran! Padahal, beberapa bulan kemudian, Zionis masih sibuk menangani kerusakan yang tersisa di wilayah pendudukan akibat konflik dengan Iran.

Kepala Staf Angkatan Darat rezim juga mengatakan bahwa Tel Aviv secara ketat memantau situasi terkait Iran dan Lebanon, siap untuk tindakan segera, dan akan memberikan respons kuat kepada siapa pun yang berniat merugikan rezim penjajah ini.

Your Comment

You are replying to: .
captcha