4 Juli 2026 - 23:04
Source: ABNA
Pemimpin Syahid adalah Simbol dan Arsitek Persatuan Syiah dan Sunni / Iran dan Pakistan Dapat Membentuk Arsitektur Baru Dunia Islam

Banyak ulama, akademisi, dan elit Pakistan menganggap pemimpin syahid, Ayatullah al-Udzma Imam Khamenei, lebih dari sekadar pemimpin nasional, sebagai simbol kehormatan Islam, persatuan umat, dan inspirator gerakan perlawanan di dunia Islam.

Menurut laporan kantor berita internasional Ahlul Bait (a.s.) – ABNA – setelah kesyahidan Yang Mulia Ayatullah al-Udzma Sayyid Ali Huseini Khamenei, pemimpin syahid Revolusi Islam, gelombang luas duka, empati, dan reaksi rakyat terbentuk di seluruh dunia Islam, terutama di Pakistan. Banyak ulama, akademisi, dan elit Pakistan menganggap beliau lebih dari sekadar pemimpin nasional, sebagai simbol kehormatan Islam, persatuan umat, dan inspirator gerakan perlawanan di dunia Islam. Pengusungan jenazah bersejarah pemimpin syahid umat ini memberikan kesempatan lain untuk merenungkan kepribadian langka pemimpin syahid.

Dr. Naser Abbas Shirazi, profesor hubungan internasional di Universitas Islam Internasional Islamabad, direktur Pusat Studi Perdamaian dan Diplomasi Global, dan salah satu analis isu-isu strategis dan Asia Barat, dalam wawancara dengan kantor berita ABNA, dengan menjelaskan dimensi popularitas pemimpin syahid Revolusi Islam di kalangan masyarakat Pakistan, menekankan peran sentral pemimpin syahid dan Yang Mulia Pemimpin Besar Ayatullah Sayyid Mujtaba Khamenei dalam memperkuat persatuan umat Islam dan menggagalkan proyek-proyek pemecah-belah musuh. Ia juga dengan merujuk pada kapasitas strategis Iran dan Pakistan, menganggap pengembangan kerja sama ilmiah, budaya, dan politik antara kedua negara sebagai prasyarat pembentukan tatanan regional baru.

Hubungan Iran dan Pakistan Melampaui Hubungan Antar-Pemerintah

Dr. Naser Abbas Shirazi di awal wawancara ini menyatakan: Tanpa keraguan, hubungan antara Pakistan dan Iran di berbagai tingkatan sangat dekat dan kokoh. Hubungan ini tidak terbatas hanya pada tingkat pemerintahan, tetapi pada tiga tingkat — pemerintah dengan pemerintah, rakyat dengan rakyat, dan juga kepemimpinan dengan kepemimpinan — terdapat ikatan yang mendalam dan langgeng antara kedua negara.

Ia menambahkan: Jika kita melihat sejarah, kita menemukan bahwa Iran dan Pakistan sejak dulu memiliki hubungan historis yang luas. Bahasa historis kawasan ini untuk waktu yang lama adalah bahasa Persia, dan seni, budaya, serta peradaban Iran juga memberikan pengaruh mendalam pada geografi ini. Pengaruh budaya dan peradaban ini jelas dan tak terbantahkan.

Your Comment

You are replying to: .
captcha