Menurut laporan kantor berita Abna, surat kabar Wall Street Journal dengan mengutip sumber-sumber yang memahami masalah ini mengklaim bahwa Pasukan Pengawal Revolusi Islam melalui mediator Qatar telah menyampaikan pesan peringatan kepada pihak-pihak Barat.
Berdasarkan laporan ini, dalam pesan tersebut ditegaskan bahwa jika jaminan mengenai penerapan kontrol eksklusif Iran atas Selat Hormuz tidak diberikan, dan juga jika Amerika serta negara-negara Barat tidak menghentikan rencana mereka untuk menggunakan jalur selatan selat tersebut, di dekat pantai Oman, Iran akan kembali menutup Selat Hormuz.
Your Comment