Menurut laporan kantor berita Abna, Markas Pusat Khatam al-Anbiya dalam sebuah pernyataan memperingatkan tentang pengulangan kejahatan rezim Zionis di Lebanon selatan.
Isi pernyataan tersebut adalah sebagai berikut:
Tentara teroris rezim Zionis dalam dua hari terakhir, setelah presiden Amerika Serikat mengumumkan berakhirnya perang, telah melanggar gencatan senjata di Lebanon selatan sebanyak 84 kali dan terus melakukan kejahatan serta pembantaian terhadap rakyat Lebanon yang tak berdaya.
Diperingatkan bahwa jika tentara pembunuh anak-anak dari rezim Zionis tidak menghentikan kejahatannya di Lebanon selatan, mereka harus bersiap menghadapi tanggapan keras dari angkatan bersenjata perkasa Republik Islam Iran.
Your Comment