16 Juni 2026 - 11:53
Source: ABNA
Kepala Intelijen Turki: Negosiasi Sulit antara AS dan Iran Menanti

Kepala badan intelijen Amerika menyerukan pendekatan hati-hati terhadap kesepakatan yang diumumkan antara Washington dan Teheran dan mengatakan bahwa kedua pihak memiliki negosiasi sulit di depan mereka mengenai isu-isu mendasar.

Dilansir oleh kantor berita ABNA mengutip surat kabar Turki Zamam, Ibrahim Kalin, kepala badan intelijen Turki, menanggapi nota kesepahaman yang ditandatangani antara Iran dan AS dengan menyatakan bahwa kesepakatan yang akan diselesaikan antara AS dan Iran akan disertai dengan negosiasi yang sulit.

Kalin mengatakan bahwa Turki menyambut baik kesepakatan yang diumumkan antara Washington dan Teheran, tetapi menekankan perlunya pendekatan hati-hati terhadapnya, dan menyatakan bahwa tahap selanjutnya akan menyaksikan negosiasi sulit mengenai isu-isu mendasar.

Kalin menjelaskan bahwa berita mengenai tercapainya kesepakatan diterima dengan kepuasan, tetapi masalahnya belum selesai. Dia mengatakan bahwa periode mendatang akan penuh dengan negosiasi kompleks yang akan membahas isu-isu mendasar dan yang menjadi sengketa antara kedua pihak.

Dengan mengapresiasi negara-negara yang berperan dalam proses negosiasi termasuk Pakistan dan Qatar, ia menyatakan bahwa kesepakatan ini dapat menjadi langkah penting menuju tercapainya perdamaian abadi di kawasan. Ia juga menyatakan harapan bahwa tahap selanjutnya akan membantu memperkuat stabilitas dan mewujudkan perdamaian abadi di Timur Tengah.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan juga kemarin menyatakan bahwa kawasan ini "bernapas lega" setelah pengumuman kesepakatan antara AS dan Iran setelah berbulan-bulan ketegangan. Ia menekankan bahwa "perang sia-sia" ini akhirnya berakhir.

Hakan Fidan, Menteri Luar Negeri Turki, juga dalam pembicaraan telepon dengan rekannya dari Iran Abbas Araghchi, menekankan perlunya kewaspadaan terhadap segala provokasi yang bertujuan menggagalkan kesepakatan, dan menyatakan bahwa Turki akan terus berpartisipasi dalam memperkuat perdamaian, ketenangan, dan stabilitas di kawasan.

Your Comment

You are replying to: .
captcha