Menurut laporan kantor berita ABNA, surat kabar berbahasa Ibrani "Maariv" mengakui bahwa kesepakatan antara Amerika dan Iran menunjukkan bahwa Tehran adalah pemenang terbesar tanpa sengketa dalam perang ini. Sementara Amerika dan rezim Zionis menderita kekalahan.
Dalam laporan ini disebutkan: Orang Iran lebih cerdas daripada pejabat Zionis, termasuk Netanyahu, Katz, dan anggota kabinet serta koalisi penguasa lainnya.
Surat kabar berbahasa Ibrani "Yedioth Ahronoth" juga sebelumnya melaporkan mengutip seorang pejabat tinggi rezim Zionis bahwa kesepakatan antara Amerika dan Iran adalah buruk. Tidak ada yang puas dengan kesepakatan ini.
Ia menambahkan: Semua orang tahu bahwa kesepakatan ini tidak baik bagi kita dan merusak kepentingan Israel.
Pejabat Zionis ini menambahkan: Yang mengkhawatirkan adalah Israel tidak dapat mempengaruhi proses ini. Trump menipu kita. Kita terkejut. Mereka memberikan uang kepada orang Iran, dan negara ini mendapatkan semua yang diinginkannya.
Your Comment