12 Juni 2026 - 22:52
Israel Bahas Perkembangan Iran, Khawatir terhadap Kemajuan Negosiasi Teheran-Washington

Di tengah laporan mengenai kemajuan pembicaraan antara Iran dan Amerika Serikat, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggelar pertemuan keamanan tingkat tinggi untuk membahas perkembangan terbaru terkait Iran.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA- Di tengah laporan mengenai kemajuan pembicaraan antara Iran dan Amerika Serikat, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggelar pertemuan keamanan tingkat tinggi untuk membahas perkembangan terbaru terkait Iran.

Menurut laporan media Israel yang dikutip Al Jazeera, pertemuan yang berlangsung Kamis malam itu dihadiri anggota kabinet keamanan serta para petinggi militer dan intelijen Israel. Fokus utama pembahasan adalah perkembangan negosiasi yang sedang berlangsung antara Washington dan Teheran.

Sumber-sumber politik Israel menyebutkan bahwa Tel Aviv sedang memantau secara intensif jalannya perundingan tersebut serta dinamika militer antara Iran dan Amerika Serikat.

Israel Khawatir Jika Negosiasi Gagal

Berdasarkan penilaian lembaga keamanan Israel, kegagalan mencapai kesepakatan yang dianggap dekat dan dapat diterima berpotensi meningkatkan ketegangan militer dalam beberapa pekan mendatang.

Isu ini disebut telah menjadi bahan pembahasan dalam sejumlah rapat internal pemerintah dan lembaga keamanan Israel dalam beberapa hari terakhir.

Netanyahu Bahas Draf Kesepahaman dengan Trump

Laporan lain dari media Israel menyebut Netanyahu mengakhiri rangkaian konsultasi keamanannya setelah mendapat informasi bahwa Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan udara dan operasi militer terhadap Iran.

Setelah itu, Netanyahu melakukan pembicaraan telepon dengan Trump untuk membahas nota kesepahaman yang sedang dirumuskan antara Amerika Serikat dan Iran, yang disebut-sebut akan menjadi dasar bagi perundingan yang lebih luas di masa mendatang.

Tuntutan Israel dalam Kesepakatan dengan Iran

Kantor Perdana Menteri Israel menyatakan Netanyahu menyambut komitmen Trump untuk memasukkan sejumlah syarat dalam setiap kesepakatan final dengan Iran.

Menurut pernyataan tersebut, Israel menginginkan:

  • Uranium yang telah diperkaya dikeluarkan dari Iran.

  • Fasilitas pengayaan uranium dibongkar.

  • Program rudal Iran dibatasi.

  • Dukungan Iran terhadap kelompok-kelompok perlawanan di kawasan dihentikan.

Namun, pemerintah Israel menegaskan bahwa mereka bukan pihak yang terlibat langsung ataupun penandatangan nota kesepahaman yang sedang disusun antara Washington dan Teheran.

Israel Terkejut dengan Langkah Trump

Sejumlah laporan media Israel juga mengindikasikan bahwa para pejabat Israel terkejut dengan keputusan mendadak Trump yang membatalkan rencana serangan terhadap Iran sekaligus mengumumkan adanya kemajuan dalam proses negosiasi dengan Teheran.

Sumber-sumber Israel mengakui bahwa hingga kini mereka belum mengetahui secara pasti apakah kesepakatan final benar-benar telah tercapai, dan rincian hasil perundingan juga masih belum jelas.

Program Nuklir Tetap Menjadi Isu Utama

Program nuklir Iran masih menjadi titik utama perselisihan antara Iran di satu pihak dan Amerika Serikat serta Israel di pihak lain. Israel selama ini menyebut program nuklir Iran sebagai ancaman strategis terhadap keamanannya. Sementara Iran berulang kali menegaskan bahwa program nuklirnya sepenuhnya bertujuan damai dan tidak ditujukan untuk memproduksi senjata nuklir.

Your Comment

You are replying to: .
captcha