13 Juni 2026 - 22:19
Rincian Prosesi Perpisahan, Pemakaman, dan Penguburan Pemimpin Syahid Revolusi Diumumkan

Panitia Peringatan Wafat Syahid Imam Pejuang, Ayatullah Agung Sayyid Ali Khamenei, mengumumkan rincian prosesi perpisahan, pemakaman, dan penguburan jenazah beliau.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA- Panitia Peringatan Wafat Syahid Imam Pejuang, Ayatullah Agung Sayyid Ali Khamenei, mengumumkan rincian prosesi perpisahan, pemakaman, dan penguburan jenazah beliau.

Dalam pengumuman nomor 3 yang dirilis panitia, disebutkan bahwa dunia Islam tengah berduka atas wafatnya marja besar Syiah, Pemimpin Revolusi Islam, dan pembawa panji Front Kebenaran serta Perlawanan, Ayatullah Agung Sayyid Ali Husaini Khamenei.

Panitia menyatakan bahwa almarhum telah menghabiskan seluruh hidupnya untuk meninggikan kalimat kebenaran, membela Islam, melayani rakyat, dan membimbing umat Islam.

Dalam pernyataan tersebut, panitia juga menyampaikan belasungkawa kepada Imam Mahdi af, Pemimpin Revolusi Islam Ayatullah Sayyid Mojtaba Husaini Khamenei, seluruh bangsa merdeka, serta para pencinta jalan kebenaran.

Jadwal Prosesi

Panitia mengumumkan bahwa prosesi perpisahan, pemakaman, dan penguburan jenazah Ayatullah Khamenei serta sejumlah anggota keluarganya yang gugur syahid akan digelar sebagai berikut:

  • Sabtu dan Minggu, 4–5 Juli 2026
    Prosesi perpisahan dengan jenazah suci di Mushalla Imam Khomeini, Teheran.

  • Senin, 6 Juli 2026
    Prosesi pemakaman dan pengantaran jenazah di Teheran.

  • Selasa, 7 Juli 2026
    Prosesi pemakaman dan pengantaran jenazah di kota suci Qom.

  • Kamis, 9 Juli 2026
    Prosesi pemakaman di Masyhad dan penguburan di kompleks suci Makam Imam Ridha as.

Panitia mengundang seluruh rakyat Iran, kaum merdeka dunia, para pencinta Islam, dan para pendukung Iran untuk hadir dalam prosesi tersebut dan mengantar kepergian Pemimpin Syahid Revolusi.

Di akhir pernyataannya, panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh lembaga terkait dan kelompok masyarakat yang terlibat dalam persiapan acara tersebut. Panitia menegaskan bahwa rakyat akan menjadi pelaku utama dalam penyelenggaraan prosesi ini sebagai pemilik sejati duka tersebut.

Your Comment

You are replying to: .
captcha