Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA- Sebuah bangunan tempat tinggal di pinggiran selatan Beirut menjadi sasaran serangan udara Israel. Menurut laporan, penyerangan ini dilakukan dengan menembakkan tiga roket dan dua unit rumah warga yang berada di dalam gedung terkena serangan.
Selama serangan ini, sejumlah besar warga terluka dan kerusakan parah juga terjadi pada properti dan bangunan di sekitarnya.
Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan bahwa serangan ini menargetkan dua unit perumahan di dua bangunan di kawasan "Thwaite Al-Ghadir" dekat "Al-Marijeh" dan dekat "Stasiun Al-Hashem".
Kantor Netanyahu mengumumkan: Tentara Israel telah melancarkan serangan terhadap markas besar Hizbullah di pinggiran selatan Beirut.
Channel 15 Israel melaporkan bahwa otoritas rezim Zionis memberi tahu AS sebelum serangan di Beirut Selatan.
Menurut sumber-sumber Ibrani, musuh Zionis mengklaim bahwa serangan ini dilakukan sebagai respons terhadap penembakan roket ke arah pemukiman Zionis di utara Palestina yang diduduki, namun pada saat yang sama, informasi yang dipublikasikan oleh media Zionis menunjukkan bahwa target operasi ini adalah orang tertentu.
Dalam konteks ini, Channel 12 rezim Zionis mengumumkan: Dalam serangan ini, dua unit pemukiman di pinggiran selatan Beirut menjadi sasaran tiga roket.
Di sisi lain, beberapa media Lebanon memberitakan dua orang tewas dan sedikitnya 11 orang luka-luka menyusul serangan udara rezim Zionis di pinggiran selatan Beirut.
Selain itu, saat ini beberapa daerah dan kota di Lebanon menjadi sasaran serangan rezim Zionis yang mengakibatkan 6 warga Lebanon di kota Nabatieh tewas syahid.
Your Comment