7 Juni 2026 - 11:27
Source: ABNA
Kecaman Kejahatan Rezim Israel oleh Kelompok Muslim Terbesar di Amerika

Kelompok Muslim terbesar di Amerika mengutuk serangan-serangan rezim Zionis yang mengakibatkan gugurnya sedikitnya 7 warga Palestina, termasuk seorang bayi berusia 7 bulan.

Menurut laporan kantor berita ABNA yang mengutip kantor berita Anadolu, kelompok hak-hak sipil Muslim terbesar di Amerika hari Sabtu ini mengutuk serangan-serangan rezim Zionis yang mengakibatkan gugurnya sedikitnya 7 warga Palestina, termasuk seorang bayi berusia 7 bulan.

Berdasarkan pemberitaan kantor berita ini, Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) dalam sebuah pernyataan menyatakan: "Pembunuhan seorang bayi berusia 7 bulan oleh pasukan Israel di Tepi Barat yang diduduki secara ilegal adalah kejahatan mengerikan yang harus menyentuh hati nurani setiap manusia."

Dalam pernyataan tersebut disebutkan: "Tidak ada kekuatan militer yang berulang kali membunuh anak-anak, tenaga medis, jurnalis, dan warga sipil dengan menggunakan senjata yang disediakan oleh pembayar pajak Amerika, seharusnya terus menikmati kekebalan atau dukungan. Kami meminta pemerintah AS dan komunitas internasional untuk menghentikan keterlibatan dalam kejahatan-kejahatan ini dan mengambil langkah-langkah konkret untuk melindungi warga sipil Palestina, mengakhiri pendudukan, serta mematuhi hukum internasional."

Hari ini, tentara rezim Zionis melepaskan tembakan ke arah mobil sebuah keluarga Palestina di selatan Tepi Barat. Akibat serangan ini, 3 anggota keluarga tersebut termasuk seorang bayi terluka, dan anak itu gugur karena luka-luka parah yang dideritanya.

Your Comment

You are replying to: .
captcha