Kantor Berita Internasional Ahlulbait — ABNA — Menyusul terjadinya serangan-serangan teroris di Distrik Injil, Provinsi Herat, Afghanistan, dan kota Quetta, Pakistan, yang menyebabkan gugurnya sejumlah warga sipil, sekelompok ulama, santri, dan mahasiswa Afghanistan mengutuk peristiwa tersebut melalui sebuah pernyataan bersama.
Teks lengkap pernyataan tersebut adalah sebagai berikut:
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
“Dan barang siapa membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannya ialah neraka Jahanam, dia kekal di dalamnya, Allah murka kepadanya, melaknatnya, dan menyediakan baginya azab yang besar.”
(QS. an-Nisa: 93)
Serangan teroris dan kejam yang dilakukan para teroris kriminal terhadap warga sebangsa kami yang tertindas di Distrik Injil, Provinsi Herat, dan kota Quetta, Pakistan, yang menyebabkan syahidnya sejumlah besar orang-orang tertindas dan warga sipil, merupakan kejahatan yang mengerikan dan tak terampuni. Kejahatan mengerikan ini, yang menargetkan warga sebangsa kami yang tak berdaya dan masyarakat Syiah negeri ini, sekali lagi memperlihatkan puncak kekejaman dan kebiadaban arus ekstremis dan takfiri. Meski para korban utama kejahatan ini adalah sekelompok masyarakat Syiah Afghanistan, tidak diragukan lagi bahwa seluruh rakyat Afghanistan, baik Syiah maupun Sunni, turut berduka karenanya.
Terkait peristiwa memilukan ini, beberapa poin berikut perlu diingatkan:
1. Sambil menyampaikan belasungkawa dan turut berduka cita kepada keluarga para syuhada dan korban tragedi ini, kami bersama umat Islam dan bangsa Muslim Afghanistan mengutuk tindakan teroris dan kriminal ini.
2. Meski peristiwa berdarah ini telah menumpahkan darah sekelompok warga sebangsa kami dari kalangan Syiah, para pelaku kejahatan ini adalah arus ekstremis dan takfiri yang merupakan musuh seluruh bangsa Muslim Afghanistan, serta menjadi penyebab buruknya citra Islam dan rusaknya semangat ukhuwah Islamiyah. Karena itu, seluruh lapisan umat Muslim Afghanistan harus bersatu dan berdiri teguh menghadapi fitnah hitam dan setan ini, yang telah menargetkan keamanan dan kehidupan bersama Islam di negeri ini.
3. Bangsa Muslim Afghanistan selama bertahun-tahun telah hidup damai, jauh dari segala bentuk perselisihan mazhab, dalam persaudaraan, kebersamaan, dan saling berbagi duka serta penderitaan. Karena itu, tindakan teroris terhadap kaum Syiah di Herat dan Quetta tidak akan pernah bisa melemahkan semangat ukhuwah dan persaudaraan Islam, serta tidak akan mampu merusak kehidupan damai bangsa Afghanistan. Kehadiran luas masyarakat Muslim Herat, baik Syiah maupun Sunni, dalam مراسم penghormatan kepada para syuhada tragedi teroris ini telah membuat para teroris putus asa dan memperlihatkan persatuan Islam antara Syiah dan Sunni di negeri ini.
4. Kewajiban Islam dan kemanusiaan pemerintah adalah menjamin keamanan jiwa dan harta masyarakat serta warga negara. Kami sungguh berharap pemerintahan Afghanistan dan pemerintah Pakistan berupaya sungguh-sungguh dan bertanggung jawab dalam menjamin keamanan jiwa dan harta rakyat serta seluruh warga negeri, dan untuk mencegah terulangnya kejahatan-kejahatan semacam ini, para pelaku kejahatan tersebut harus diidentifikasi dan dihukum.
Your Comment