15 April 2026 - 13:25
Source: ABNA
9 Kapal Dagang Melintasi Selat Hormuz dalam 24 Jam

Data dari perusahaan pelacakan maritim Kepler menunjukkan bahwa 9 kapal dagang, termasuk 2 tanker yang masuk dalam daftar sanksi, telah melintasi Selat Hormuz dalam 24 jam terakhir.

Menurut laporan koresponden kantor berita Abna yang mengutip CNN, data dari perusahaan pelacakan maritim "Kepler" menunjukkan bahwa dalam 24 jam terakhir setidaknya 9 kapal dagang telah melintasi Selat Hormuz. Laporan ini diterbitkan pada saat situasi lalu lintas di jalur laut strategis ini terus berada di bawah pengawasan lembaga internasional.

Berdasarkan informasi yang dipublikasikan, di antara kapal-kapal yang melintas terdapat 2 tanker yang namanya tercantum dalam daftar sanksi AS; sebuah fakta yang menunjukkan bahwa arus transportasi maritim di jalur ini belum sepenuhnya terhenti.

Tanker "Rich Stary" yang berlabuh di bawah bendera Malawi, yang diklaim dimiliki oleh sebuah perusahaan Tiongkok, mengangkut sekitar 31.500 ton metanol. Menurut data Kepler, tujuan muatan ini tercatat di pelabuhan "Suhar" di Oman.

Selain itu, tanker "Alpis" yang berlabuh di bawah bendera Komoro, yang masuk dalam daftar sanksi tahun 2025, telah memuat sekitar 31.000 ton metanol dari pelabuhan Bushehr dan melintasi selat.

Sebaliknya, sumber-sumber Amerika menyatakan bahwa dalam periode yang sama, 6 kapal dagang lainnya setelah menerima peringatan telah mengubah arah atau berhenti. Namun, keberhasilan 9 kapal melintasi jalur ini menunjukkan bahwa lalu lintas maritim di Selat Hormuz masih berlanjut, meskipun kondisi operasionalnya dipengaruhi oleh pembatasan dan pertimbangan keamanan.

Your Comment

You are replying to: .
captcha