8 Maret 2026 - 22:22
Paus Leo Menyerukan Penghentian Pengeboman dan Mendesak Dialog

Paus Leo pada hari Minggu menyatakan keprihatinan mendalam atas perkembangan di Iran dan Timur Tengah yang lebih luas, menyerukan penghentian kekerasan dan upaya baru untuk membuka kembali saluran dialog.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA- Paus Leo pada hari Minggu menyatakan keprihatinan mendalam atas perkembangan di Iran dan Timur Tengah yang lebih luas, menyerukan penghentian kekerasan dan upaya baru untuk membuka kembali saluran dialog.

Pemimpin umat Katolik dunia menyampaikan pernyataan tersebut selama doa Angelus di Lapangan Santo Petrus, memperingatkan bahwa konfrontasi yang sedang berlangsung setelah serangan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran berisiko menyebarkan ketakutan dan kebencian di seluruh wilayah.

Ia memperingatkan bahwa konflik tersebut dapat meluas melampaui cakupannya saat ini dan menggoyahkan negara-negara lain.

“Di samping kekerasan dan kehancuran, serta suasana yang dipenuhi kebencian dan ketakutan, ada kekhawatiran yang semakin besar bahwa konflik dapat menyebar dan negara-negara lain di kawasan itu, termasuk Lebanon tercinta, dapat sekali lagi jatuh ke dalam ketidakstabilan,” kata Paus.

Ia juga menyerukan penghentian segera pertempuran.

“Marilah kita memanjatkan doa-doa kita yang rendah hati kepada Tuhan agar deru bom berhenti, senjata-senjata terdiam, dan ruang terbuka untuk dialog di mana suara rakyat dapat didengar,” katanya.

Sebelumnya, seorang diplomat senior di Takhta Suci telah mengeluarkan kritik yang luar biasa langsung terhadap kampanye militer tersebut, memperingatkan bahwa serangan AS dan Israel merusak hukum internasional dan bahwa negara-negara tidak memiliki hak untuk melancarkan perang preventif.

Amerika Serikat dan Israel telah melakukan serangan terhadap Iran selama sembilan hari terakhir, yang mengakibatkan kematian banyak warga sipil dan juga memengaruhi infrastruktur sipil, menurut laporan.

Your Comment

You are replying to: .
captcha