Kantor Berita Internasional Ahlulbait – ABNA – Hujjatul Islam Sayyid Mohammad Reza Mortazavi, Atase Kebudayaan Republik Islam Iran di Lebanon, dalam kunjungannya ke Gereja Armenia Lebanon (Bait al-Kililia) bertemu dengan Rafael Minassian, Patriark Armenia Lebanon, dan berdialog mengenai hubungan historis antara bangsa Armenia dan Iran yang telah berlangsung selama ratusan tahun.
Patriark Rafael Minassian menyampaikan harapannya bahwa dengan pertolongan Tuhan Yang Maha Esa dan iman kepada hidup berdampingan, berbagai hambatan dapat diatasi dan bersama-sama tidak hanya mewujudkan koeksistensi damai, tetapi juga menjalin kerja sama yang diperlukan dalam rangka memperkuat konvergensi di antara bangsa-bangsa kawasan.
Ia menyatakan: Semua manusia setara dalam kemanusiaan dan perlu hidup berdampingan sebagai satu keluarga, karena masyarakat menuntut dari kita tindakan yang dapat meningkatkan kualitas masyarakat dan memperkuatnya dalam menghadapi berbagai tantangan.
Patriark Armenia Lebanon menambahkan bahwa seluruh bangsa memiliki nilai-nilai kemanusiaan yang sama, dan kesamaan inilah yang membawa kebahagiaan bagi manusia di muka bumi. Tuhan telah menganugerahkan iman kepada kita agar kita mendekat kepada-Nya, namun sayangnya kita telah menjauh dari Tuhan dan kehilangan kompas kita.
Ia memuji aktivitas gereja-gereja dan keuskupan Armenia di Teheran, Isfahan, dan Urmia, serta menyatakan bahwa pada kesempatan pertama ia akan melakukan kunjungan ke Iran.
Mortazavi, Atase Kebudayaan Iran di Lebanon, dalam sambutannya menyatakan bahwa apa yang mengikat kita sebagai anak-anak satu keluarga kemanusiaan menuntut adanya kerja sama yang lebih erat dalam kondisi saat ini, terutama ketika Barat berupaya merusak banyak konsep dan nilai-nilai kemanusiaan kita.
Ia juga menyinggung kebijakan negara-negara Barat dengan mengatakan: Mereka menipu bangsa-bangsa dengan slogan-slogan yang indah, tetapi pada kenyataannya slogan-slogan tersebut kosong dari makna kemanusiaan, dan mereka bertindak dengan pendekatan yang menyesatkan. Oleh karena itu, menjadi kewajiban para ulama dan pemikir untuk mengerahkan seluruh kemampuan guna memperbaiki keadaan ini.
Atase Kebudayaan Iran menambahkan: Ini adalah proyek yang sangat besar yang membutuhkan seluruh kemampuan kita agar dapat mencapai hasil positif dalam merealisasikannya.
Ia juga menyatakan kesiapan Kantor Atase Kebudayaan untuk mengatur dan merencanakan kunjungan Patriark Armenia ke Iran serta menjalin kerja sama bersama dalam bidang dialog Islam–Kristen.
Your Comment