Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA- Abdul Matin Qani, juru bicara Kementerian Dalam Negeri pemerintahan sementara Afghanistan, dalam pernyataan terbarunya mengatakan bahwa kelompok-kelompok teroris, khususnya ISIS, telah sepenuhnya ditumpas di Afghanistan dan tidak ada lagi kehadiran fisik maupun elemen aktif kelompok tersebut di tanah Afghanistan.
Menurutnya, pasukan keamanan Taliban telah berhasil mengendalikan ISIS secara total.
Pernyataan ini disampaikan di tengah masih adanya kekhawatiran dari sejumlah negara dan organisasi internasional mengenai situasi keamanan Afghanistan dan kemungkinan aktivitas kelompok-kelompok teroris.
Qani, dalam menanggapi kekhawatiran tersebut, menyebutkan bahwa dalam beberapa peristiwa gangguan keamanan terakhir, warga negara atau unsur dari negara-negara tetangga turut berperan.
Juru bicara Kementerian Dalam Negeri menegaskan bahwa kementerian tersebut sedang menindaklanjuti upaya identifikasi dan penindakan terhadap unsur-unsur anti-keamanan yang bermarkas di luar perbatasan, dan untuk tujuan ini tengah mengupayakan penyelenggaraan pertemuan dan dialog resmi dengan negara-negara tetangga.
Ia menambahkan bahwa hingga saat ini berbagai langkah hukum dan operasional telah dilakukan dalam hal ini dan proses tersebut akan terus dilanjutkan dengan serius.
Menurut Qani, Emirat Islam Afghanistan berkomitmen untuk tidak membiarkan wilayah negaranya digunakan untuk melawan negara lain, dan di sisi lain berharap negara-negara tetangga juga mencegah aktivitas unsur-unsur anti-keamanan terhadap Afghanistan.
Para pakar keamanan juga menekankan pentingnya kerja sama regional yang erat, dan meyakini bahwa koordinasi antarnegara tidak hanya memperkuat keamanan Afghanistan, tetapi juga membantu stabilitas dan ketenangan seluruh kawasan.
Pernyataan ini juga muncul bersamaan dengan laporan mengenai kontak antara pejabat Tajikistan dan pasukan keamanan Afghanistan untuk pengelolaan perbatasan yang lebih baik, yang menunjukkan adanya keinginan memperluas kerja sama keamanan bilateral dan regional.
Perlu dicatat bahwa sejak Taliban kembali menguasai Afghanistan pada musim panas 1400 Hs (2021 M), mereka menyatakan bahwa kelompok ISIS telah sepenuhnya dihancurkan. Namun dalam beberapa tahun pemerintahan Taliban, serangan ISIS di Afghanistan bukan hanya tidak hilang, bahkan menurut sebagian pihak justru meningkat.
Di sisi lain, Taliban terus-menerus menuduh pemerintah Pakistan mendukung ISIS di Afghanistan, sementara Pakistan juga menuduh Taliban mendukung TTP. Bahkan dalam serangan terbaru ISIS terhadap masjid Syiah di Islamabad, sejumlah pejabat Pakistan secara tersirat menyebut pelaku bom bunuh diri memiliki keterkaitan dengan Taliban.
Your Comment