Kantor Berita Internasional Ahlulbait — ABNA — rezim Zionis, dalam kelanjutan upayanya mewujudkan tujuan-tujuan regionalnya, terus berusaha menyeret Amerika Serikat ke dalam konflik militer dengan Republik Islam Iran.
Channel 12 televisi rezim Zionis melaporkan bahwa para pejabat Tel Aviv memberikan tekanan berat kepada Washington agar mencegah tercapainya kesepakatan apa pun dengan Iran dan agar opsi serangan terhadap Teheran dimasukkan ke dalam agenda.
Berdasarkan laporan ini, «Eyal Zamir», Kepala Staf Gabungan militer rezim Zionis, baru-baru ini melakukan kunjungan ke Washington. Surat kabar Zionis Haaretz menyatakan bahwa dalam kunjungan tersebut, ia menyerahkan informasi sensitif kepada para pejabat Amerika dan dalam pertemuan-pertemuannya memperingatkan tentang konsekuensi dari perundingan antara Iran dan Amerika yang saat ini berlangsung dengan mediasi Turki.
Selain itu, lembaga penyiaran rezim Zionis juga melaporkan bahwa Donald Trump menginginkan penghancuran program nuklir Iran, sementara tujuan utama Tel Aviv disebutkan adalah menghancurkan kemampuan rudal Republik Islam.
Sementara itu, para pejabat Republik Islam Iran berulang kali menegaskan bahwa setiap kemungkinan perundingan dengan Amerika hanya akan terbatas pada isu program nuklir damai dan tidak akan mengizinkan topik atau isu lain dimasukkan dalam proses negosiasi.
Your Comment