25 September 2015 - 07:58
Sikapi Tragedi Mina, Ayatullah Ali Khamenei Serukan Tiga Hari Berkabung Nasional

Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei menyatakan tiga hari berkabung nasional atas kematian 1.300 Haji peziarah, termasuk setidaknya 125 orang Iran, dalam insiden di Mina dekat kota Mekkah.

Menurut Kantor Berita ABNA, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei menyatakan tiga hari berkabung nasional atas kematian 1.300 orang jama’ah haji, termasuk setidaknya 125 orang Iran, dalam insiden desak-desakan di Mina dekat kota Mekkah, kamis [24/9].

Dalam pesannya secara tertulis, pada Kamis malam [24/9] Ayatullah Sayid Ali Khamanei menyatakan belasungkawa kepada keluarga korban dari semua korban jiwa dalam insiden tersebut, khususnya Iran, dan menyatakan tiga hari berkabung nasional di negara para Mullah itu.

Dalam pernyataannya, pemimpin tertinggi Iran tersebut juga mengecam kelalaian pihak Arab Saudi dalam menjaga keselamatan jamaah haji.  Ia mengatakan Riyadh harus menerima tanggung jawab untuk "salah urus" dan diambilnya "langkah-langkah yang tidak tepat".

"Manajemen buruk dan langkah-langkah yang tidak tepat yang menyebabkan tragedi ini tidak boleh diabaikan," katanya. Ia juga menekankan bahwa Pemerintah Saudi harus bersedia menerima tanggung jawab yang berat atas terjadinya insiden pahit tersebut dan memenuhi kewajibannya sesuai dengan aturan kebenaran dan keadilan.

Aksi desak-desakan dan saling mendorong terjadi di salah satu ritual terakhir musim haji di Mina, sekitar 2 mil dari kota Mekah. Sumber terpercaya menyebutkan penyebab utamanya adalah ditutupnya dua jalur dari lima jalur yang semestinya dibuka. Dalam insiden tersebut setidaknya menelan 1.300 korban jiwa dan 2000 lainnya luka-luka. 125 dari korban jiwa teridentifikasi berasal dari Iran dan 150 lainnya luka-luka.