3 April 2025 - 17:54
Source: Parstoday
Penasihat Rahbar: Jika Amerika Melakukan Kesalahan, Iran akan Bergerak menuju Senjata Nuklir!

Penasihat senior Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran mengatakan,"Jika Amerika melakukan kesalahan, maka Iran akan dipaksa untuk bergerak menuju pembangunan senjata nuklir di bawah tekanan publik".

 Selama beberapa hari terakhir, Presiden AS Donald Trump, sejalan dengan pendekatannya yang bermusuhan dan ambisius, telah melontarkan ancaman terhadap Iran,yang ditanggapi dengan beragam reaksi.

Terkait hal ini, Ali Larijani, Penasihat Pemimpin Besar Revolusi Islam pada acara talk show TV Iran Senin malam mengatakan bahwa aksi militer dengan Iran bukannya tanpa konsekuensi, dan berkata,"Fatwa Pemimpin Besar Revolusi Islam menegaskan tidak boleh memiliki senjata nuklir. Tapi jika AS atau Israel mengebom Iran dengan dalih senjata nuklir, maka Iran akan dipaksa untuk bergerak ke arah produksi bom atom".

Anggota Dewan Pertimbangan Nasional Iran menyatakan bahwa program nuklir Iran tidak akan hancur akibat pengeboman, dan menegaskan, "Teknologi nuklir Iran dirancang sedemikian rupa sehingga meskipun terjadi penundaan, hal itu tidak akan diketahui".

Terkait pernyataan Trump baru-baru ini tentang Iran, Larijani mengungkapkan,"Kebanyakan politisi menganggap ucapan Trump sebagai bentuk retorika. Di dunia, perilaku Trump telah menjadi masalah. Ia menarik garis untuk Rusia dan Kanada, tetapi tidak ada hal penting yang terjadi".

Penasehat Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran menilai Amerika Serikat dengan mudah melanggar kewajibannya dalam JCPOA, dengan mengatakan,"Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran tidak menganggap JCPOA sebagai perjanjian yang baik, karena seorang presiden Amerika Serikat dengan mudah melanggar kewajiban perjanjian ini, sementara Iran memenuhi kewajibannya".

"Negosiasi tidak langsung bertujuan untuk memahami tuntutan pihak lain dan konsesi pihak lain," papar Larijani.

"Iran telah menemukan posisi istimewa di antara negara-negara besar, dan sebagian besar negara Barat ingin memiliki hubungan yang independen dengan Iran, tetapi karena tekanan Amerika, mereka tidak memiliki posisi yang pasti," tegasnya.

Larijani juga menyatakan bahwa Israel tidak dapat mencapai apa pun di kawasan itu tanpa Amerika, seraya menambahkan,"Rezim Zionis mengambil pendekatan yang sepenuhnya instrumental terhadap masalah gencatan senjata. Semua negara tahu bahwa gencatan senjata ini tidak dijalankan penuh oleh pihak Israel,".

Penasihat Pemimpin Besar Revolusi Islam menilai solusi agar terhindar dari serangan Israel adalah dengan berjuang, dan mengecam serangan AS terhadap Yaman, dengan mengatakan,"Jika saja Amerika punya akal sehat, mereka tidak akan berperang dengan Yaman".(PH)

342/

Your Comment

You are replying to: .
captcha