4 April 2025 - 21:41
Source: IQNA
Masjid Ballie Albania; Termasuk dalam 5 Tempat Ibadah Terindah di Dunia

Sebuah situs web arsitektur menempatkan Masjid Ballie Albania di antara lima tempat ibadah terindah di dunia.

  Masjid Ballie, yang dibangun pada tahun 1608 di pusat kota Albacete, Albania, telah terdaftar di antara lima bangunan keagamaan terindah di dunia oleh situs web ArchDaily.

Dengan penilaian ini, Albasan dan Albania menjadi bagian dari peta global arsitektur keagamaan. Pilihan ini menunjukkan bahwa karya-karya tersebut tidak hanya merupakan contoh seni dan budaya, tetapi juga peluang untuk lebih mempromosikan pariwisata.

Platform daring ternama ArchDaily yang aktif di bidang arsitektur menganugerahkan penghargaan bergengsi "Bangunan Terbaik Tahun 2022" kepada masjid ini. Media Albania melaporkan bahwa penilaian ini merupakan perkembangan penting bagi arsitektur Albania kontemporer dan memberi Albacete tempat khusus di peta arsitektur dunia, khususnya di bidang bangunan keagamaan.

Masjid Ballie terkenal dengan desain kreatifnya yang secara terampil memadukan tradisi Islam dengan unsur-unsur modern, menciptakan suasana yang unik bagi umat beriman dan pengunjung. Penghargaan ini menempatkan Albasan dan Albania sebagai bagian dari peta global arsitektur Islam, yang menunjukkan bahwa karya-karya tersebut tidak hanya merupakan contoh seni dan budaya, tetapi juga merupakan kesempatan untuk lebih mempromosikan pariwisata serta nilai-nilai sejarah dan budaya negara tersebut.

Agim Duka, Mufti Albacete, berkata: “Ini adalah berita yang sangat baik yang tidak hanya akan dinikmati oleh warga Albacete, tetapi juga oleh semua Muslim di Albania. Albasan adalah kota yang penuh nilai; di sana ada kastil, masjid, dan gereja. Khususnya masjid yang kita kunjungi saat ini membuat kita bahagia. Ini adalah masjid bersejarah, meskipun dihancurkan oleh rezim komunis, komunitas Muslim berhasil membangunnya kembali”.

Masjid Ballie dibangun oleh Hasan Balliu pada tahun 1608 di pusat kota Albasan. Pada tahun 2022, Masjid Ballie dibangun kembali di atas reruntuhan bangunan lama, tetapi jauh lebih megah daripada yang lama. Proyek ini dikerjakan oleh Commonsense Studio dan elemen masjid yang paling menarik adalah menaranya, yang bersaing dengan karya serupa dalam desainnya.

Menurut deskripsi, perancang proyek ini telah berupaya keras untuk memadukan unsur-unsur arsitektur modern dengan tradisi spiritual Islam.

Jurtin Hajro berkata: “Contohnya, penggunaan tembaga yang seiring waktu menjadi material yang semakin megah, atau penggunaan batu dan kayu yang tetap terjaga kewibawaannya seiring waktu dan memiliki umur yang panjang, termasuk di antara kasus-kasus ini.  Saya pikir konsep-konsep ini berpengaruh dalam memilih masjid ini di antara lima tempat ibadah teratas”.

342/

Your Comment

You are replying to: .
captcha