21 Juli 2024 - 15:37
Europol: Sistem Peradilan Eropa Disusupi Geng-Geng Kriminal

Parstoday – Meluasnya kejahatan terorganisir di negara-negara Eropa, telah berubah menjadi kekhawatiran serius pemerintah negara-negara itu, dan berbagai lembaga pengawas telah memperingatkan hal ini.

Salah satu kejahatan yang mengalami perluasan paling signifikan dalam beberapa tahun terakhir di Eropa, adalah kekerasan di masyarakat dan konsumsi narkotika di tengah warga negara-negara Eropa.

Perluasan Kekerasan Akibat Konsumsi dan Jual-Beli Narkotika

Direktur Europol, Catherine De Bolle, dalam laporan terbarunya menyebut kondisi negara-negara Eropa, dalam hal perdagangan narkotika, menyedihkan. Ia memperingatkan kejahatan-kejahatan terorganisir di Eropa, sedang mengalami peningkatan.

Laporan Europol menegaskan, perluasan kejahatan terorganisir, peningkatan kekerasan di berbagai negara Eropa, disebabkan oleh meningkatnya perdagangan narkotika, dan akses luas ke narkotika.

De Bolle, mengatakan bahwa perdagangan narkotika yang terus meningkat di Eropa, dapat berujung dengan peningkatan angka kekerasan di tengah masyarakat.

"Uang yang diperoleh dari penjualan narkotika di Eropa, telah memperluas organisasi-organisasi kriminal, dan masalah ini telah berubah menjadi salah satu bahaya kontemporer terbesar masyarakat Eropa," ujarnya.

Eropa Konsumen Terbesar Narkotika Dunia

Dalam beberapa tahun terakhir, negara-negara Eropa, telah berubah menjadi salah satu pasar narkotika terbesar dan teramai di dunia. Hal ini bukan hanya menampakkan dampak negatifnya secara fisik dan psikis, pada banyak warga negara Eropa, tapi juga menyebabkan naiknya angka kejahatan di negara-negara ini.

Menurut hasil laporan polisi di Den Haag, Belanda, 821 jaringan kriminal saat ini beroperasi di Uni Eropa, dan Europol, baru-baru ini memperingatkan geng-geng narkotika di negara-negara Eropa, memiliki lebih dari 25.000 anggota profesional yang pekerjaan utamanya adalah menyelundupkan narkotika.

Surat kabar Financial Times, menulis, "Swedia, sebagai negara kaya hari ini harus berhadapan dengan tingkat penembakan mematikan tertinggi di Eropa, dan krisis yang disebabkan aksi kekerasan geng-geng kriminal telah menggemparkan negara ini. Peningkatan kekerasan geng-geng kriminal di Swedia, telah membangkitkan banyak kekhawatiran."

Infiltrasi Geng-Geng Kriminal ke Sistem-Sistem Peradilan Eropa

Menurut Financial Times, saat ini geng-geng kriminal di seluruh Swedia, melakukan aktivitas yang lebih tinggi dari sekadar menjual narkotika, dan bukti-bukti yang terus bertambah menunjukkan jaringan-jaringan kriminal semacam ini telah menyusup ke beberapa pelayanan publik, partai politik, dan bahkan ke dalam sistem peradilan negara ini.

Kekacauan di bidang ekonomi, naiknya angka penyelundupan manusia, senjata, dan peningkatan serangan teror, termasuk di antara dampak lain penggunaan narkotika di negara-negara Eropa.

Europol dalam hal ini mengumumkan, keuntungan yang diraih geng-geng kriminal terorganisir dari penjualan narkotika dan senjata, serta penipuan pajak di seluruh Eropa, berjumlah sangat besar sehingga bisa diinvestasikan di berbagai sektor seperti properti dan perumahan, supermarket, hotel, dan sektor perdagangan lainnya.

Peringatan Serius untuk Pemerintah Eropa

Peningkatan kejahatan terorganisir adalah bahaya serius bagi negara-negara Eropa. Direktur Europol, dalam hal ini memperingatkan, "Polisi dalam rangka membuka kesempatan lebih lebar untuk memerangi jaringan-jaringan kriminal, membutuhkan peralatan teknis, kekuatan, dan sumber daya manusia."

Catherine De Bolle, memperingatkan para pejabat pemerintah negara-negara Eropa, "Jika tidak berinvestasi lebih besar dalam bidang ini, maka dalam perang ini kalian akan kalah." (HS)