Khaled Al Batash, Sabtu (8/4/2023) mengatakan, "Aksi perlawanan adalah jawaban atas serangan Rezim Zionis, dan penyiksaan terhadap warga Palestina yang beritikaf di Masjid Al Aqsa, serta penghinaan terhadap kesucian bulan Ramadan, oleh Zionis."
Ia menambahkan, "Sepertinya Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borrell, mendengar kabar ini namun memutuskan untuk menutup mata atas realitas tersebut."
Menurut Khaled Al Batash, pelecehan dan pelarangan terhadap warga Palestina yang sedang itikaf, untuk menyelesaikan salat mereka, sama halnya dengan menyalakan percikan api perlawanan di Gaza dan Lebanon.
"Kelompok perlawanan Palestina, akan melaksanakan kewajibannya untuk memberikan balasan kepada para penjajah Zionis," tegasnya.
Sebelumnya Josep Borrell menanggapi perkembangan terbaru di Wilayah pendudukan. Alih-alih mengutuk penyerangan pasukan Israel ke Masjid Al Aqsa, Borrell bahkan mengatakan, bahwa Israel berhak membela diri. (HS)
342/