1 Januari 2023 - 18:13
AS Miliki Ratusan Laboratorium Biologi di Luar Negeri

Amerika memiliki lebih dari 200 laboratorium biologi di berbagai belahan dunia, selain di dalam negarinya sendiri.

Amerika Serikat menggunakan racun biologis untuk melawan musuhnya sejak 1918, tetapi secara serius memulai program senjata biologisnya yang baru pada tahun 1942.

Amerika adalah satu-satunya negara yang telah menggunakan senjata nuklir di dunia.

Ledakan bom nuklir di kota Hiroshima dan Nagasaki menunjukkan bahwa Amerika tidak menganut prinsip hak moral apapun terhadap para pesaingnya.

Sekitar 10 hari setelah dimulainya krisis di Ukraina, Kementerian Pertahanan Rusia mengungkapkan bahwa mereka telah memperoleh dokumen dari pegawai laboratorium biologi di Ukraina yang mengindikasikan bahwa Kyiv bermaksud untuk segera memusnahkan dokumen program biologi militer negara tersebut, yang dilaksanakan di bawah pengawasan Departemen Pertahanan AS dan Pentagon.

Pegawai laboratorium biologi Ukraina itu juga khawatir dengan kebocoran informasi tersebut.

Selain banyak laboratorium biologi di dalam tanahnya, seperti pangkalan militer Fort Detrick di negara bagian Maryland, yang merupakan salah satu pusat biologi terpenting dan terbesar di dunia, Amerika juga memiliki lebih dari 200 laboratorium biologi di negara lain.

Di Ukraina saja setidaknya ada 15 laboratorium biologi yang melibatkan secara langsung AS di dalamnya.

Mayor Jenderal Igor Konashinkov, Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia hari Sabtu (31/12/2022) mengumumkan, "Kami telah menerima dokumen dari staf laboratorium biologi Ukraina mengenai pemusnahan darurat pada tanggal 24 Februari dari patogen berbahaya wabah, antraks, tularemia, kolera dan penyakit mematikan lainnya,".

Dokumen-dokumen tersebut sekarang sedang dianalisis oleh para ahli Rusia dari Pasukan Perlindungan Radiologi, Kimia dan Biologi.

Sergei Lavrov, Menteri Luar Negeri Rusia sebelumnya juga mengatakan bahwa Rusia memiliki informasi yang menunjukkan bahwa Pentagon sangat mengkhawatirkan keadaan laboratorium militer Amerika dan fasilitas kimia dan biologi di kota Kyiv dan Odessa, yang berpotensi kehilangan kendali atas laboratorium tersebut.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan dalam sebuah pernyataan pada September 2022 bahwa Amerika memindahkan laboratorium khusus mereka untuk membuat senjata biologis dari wilayah Ukraina ke wilayah lain di Eropa Timur.

Penyakit menular telah membunuh banyak orang dalam beberapa abad terakhir. Puluhan ribu kematian ini disebabkan oleh penyebaran virus yang disengaja dan pembuatan racun biologis oleh manusia.(PH)