Menurut Kantor Berita ABNA, dilansir dari media lokal Irak Al-Jaliyah Al-Iraqiyah, pada kesempatan hari-hari duka Fatimiyah, umat Islam Syiah dan pecinta Ahlulbait as di Amsterdam, Belanda, menggelar majelis duka pada Sabtu (10/12) pukul 18.00 memperingati hari syahidah Sayidah Fatimah az-Zahra sa.
Dalam majelis tersebut hadir Syaikh Muhammad Al-Salis dari ulama Syiah Saudi yang menyampaikan ceramah tentang nama, kepribadian dan karakteristik Sayidah Fatimah az-Zahra sa sementara Hossam Al-Miyahi hadir sebagai pembaca maqtal.
Sementara itu, Pusat Kebudayaan Islam Al-Ghari di Antwerp, Belgia juga menggelar majelis duka serupa dengankehadiran para pecinta Ahlulbait as setempat. Majelis tersebut digelar pada Jumat (9/12) pukul 19:00 waktu setempat di markas pusat ini.
Pusat Islam dan Kebudayaan Ahlulbait as di Eschlieren, Zurich, Swiss juga diinformasikan telah akan mengadakan upacara berkabung atas kesyahidan Sayidah Zahra sa pada pukul 19:00 pada hari Sabtu (10/12).
Hujjat al-Islam Hassan Asgari hadir sebagai penceramah dengan membawakan ceramah tentang karakter dan peristiwa kesyahidan Hazrat Zahra sa.
Tidak ada tanggal khusus untuk peringatan kesyahidan Sayidah Fatimah Zahra sa berhubung beragamnya versi periwayatan yang ada terkait tanggal syahid putri kesayangan Rasulullah saw ini. Untuk alasan ini, setiap tahun orang-orang beriman merayakan peringatan kesyahidannya, dengan riwayat yang berbeda-beda, yang dari semua riwayat tersebut tiga versi di antaranya yang terkenal. Riwayat pertama yang diambil adalah kisaran tanggal 8 sampai 10 Rabiul Tsani. Riwayat kedua yang masyhur adalah tanggal 13 sampai dengan 15 Jumadil Awal, dan riwayat ketiga yang disebut sebagai yang paling masyhur dan banyak diterima adalah tanggal 3 Jumadil Akhir. Umat Islam di tanggal-tanggal tersebut mengadakan majelis duka mengenang syahidnya putri Rasulullah saw Sayidah Fatimah az-Zahra sa. Pada tanggal 3 Jumadil Akhir di Republik Islam Iran dijadikan sebagai hari libur nasional.