24 November 2022 - 18:23
Chomsky Ungkap Motif AS Dukung Kerusuhan di Iran

Pemikir terkemuka Amerika Serikat mengungkapkan motif dukungan AS terhadap kerusuhan di Iran, dengan mengatakan Washington mendukung segala upaya untuk melemahkan Republik Islam Iran.

Amerika Serikat baru-baru ini menjatuhkan sanksi terhadap Republik Islam Iran dengan dalih mendukung kerusuhan di negara ini,

Departemen Keuangan AS pada hari Rabu menambahkan tiga warga Iran ke dalam daftar sanksi mereka terhadap Iran.

Aktivis politik, sekaligus kritikus sosial dan ahli bahasa AS, Noam Chomsky hari Rabu (23/11/2022) menyinggung kerusuhan baru-baru ini di Iran dengan mengatakan, "Tidak ada keraguan bahwa Amerika Serikat telah berusaha untuk melemahkan Republik Islam Iran, dan sejak tahun 1979 menjadi musuh utama Amerika,"

Chomsky dalam statemennya menyinggung dukungan AS terhadap Presiden Irak Saddam Hussein menyerang Republik Islam Iran, dengan mengatakan,"Amerika Serikat dengan tegas mendukung mitranya, Saddam Hussein dalam serangan kriminal terhadap Iran."

"Setelah berakhirnya Perang Iran-Irak, Amerika Serikat menjatuhkan sanksi parah terhadap Iran, Dia mengundang dan mengirim delegasi tingkat tinggi ke Irak untuk menjamin dukungan Washington terhadap Saddam," ujar Chomsky.

"Presiden AS George W. Bush mengundang insinyur nuklir Irak ke Amerika Serikat untuk mempelajari produksi senjata nuklir canggih di Amerika Serikat dan mengirim delegasi tingkat tinggi ke Irak untuk menjamin dukungan perusahaan AS untuk Saddam.,"tegasnya.

Filsuf Amerika terkemuka ini menggambarkan sanksi Eropa dan AS terhadap Iran sebagai penyebab peningkatan penderitaan rakyat Iran.

"Eropa melihat kerja sama perdagangan dengan Iran sebagai peluang untuk investasi, serta kerja sama perdagangan dan ekstraksi sumber daya alam. Tetapi kebijakan AS dalam menekan Iran membatasi semua peluang ini bagi Eropa," papar Chomsky.(PH)

342/