Edward Stringer, Minggu (30/10/2022) menjelaskan, terkait perang Ukraina, Inggris membutuhkan sistem pertahanan udara, karena sepenuhnya berada dalam bahaya serangan rudal-rudal jarak jauh Rusia. Ia menambahkan, tanpa sistem pertahanan udara jarak jauh, pasukan Inggris hanya akan memiliki kemampuan terbatas, dan satu-satunya jalan untuk melindungi Inggris adalah melawan serangan hipersonik atau balistik, sebuah kapal perusak tipe 45 yang dilengkapi rudal-rudal Sea Viper di Sungai Thames. Pada saat yang sama Stringer memperingatkan, perang Ukraina mengingatkan Barat bahwa senjata nuklir di akhir Perang Dingin, belum musnah, dan kekuatan-kekuatan nuklir dunia masih memilikinya sebagai kekuatan pencegahan. "Mereka bermaksud menggunakan senjata ini dalam operasi penyerangan dan pada kondisi terpaksa. Maka dari itu kita harus menimbang ulang visi kita tentang senjata nuklir," pungkasnya. (HS)
342/