Muhammad Shia Al Sudani, Minggu (16/10/2022) di akun Twitternya menulis, "Pemerintah akan menjadikan pemberantasan koropsi sebagai prioritas utamanya, dan tidak akan membiarkan aset rakyat Irak dicuri."
Sebelumnya media Irak mengabarkan penggelapan uang negara di Kementerian Keuangan Irak yang diambil dari kas Dinas Perpajakan sebesar 2,5 miliar dolar.
PM baru Irak, Muhammad Al Sudani merespon kasus ini dan mengatakan bahwa ia tidak akan ragu dalam memerangi korupsi di tubuh pemerintah Irak.
Menurut media Irak, PM berkuasa Mustafa Al Kadhimi, bersama sejumlah menteri serta penasihatnya dituntut pencekalan karena pencurian uang negara dari kas Dinas Perpajakan tersebut. (HS)
342/