Dikutip stasiun televisi Al Jazeera, Senin (26/9/2022), penduduk kota Nablus dan kota-kota lain di Tepi Barat, dalam beberapa hari ini terbangun dari tidur karena sejumlah peristiwa baru, dan sebuah kelompok bernama Areen Al Aswad telah mengejutkan semua. Kelompok ini, imbuhnya, melancarkan perlawanan bersenjata dan menembaki para tentara Rezim Zionis, serta mengumumkan bertanggung jawab atas operasi-operasi bersenjata terhadap pasukan penjajah dan pemukim Zionis. Kelompok Areen Al Aswad mengumumkan keberadaan mereka dengan melancarkan serangan-serangan bersenjata semacam itu. Kelompok perlawanan baru beranggotakan puluhan pejuang Palestina bersenjata ini menjadikan kota Nablus sebagai markasnya, dan menyerang pasukan serta pemukim Zionis di mana pun dan dalam kondisi apa pun. Benih perlawanan di Nablus semakin besar di awal tahun 2022, setelah sejumlah tentara Zionis, terpaksa meninggalkan Jenin, dan kamp pengungsian warga Palestina yang disebut mereka sebagai "Sarang Tawon". (HS)
342/