Menurut Kantor Berita ABNA, Deputi Kebudayaan dan Sosial Departemen Umum Wakaf Provinsi Azarbaijan Barat Iran terkait momen peringatan Arbain menyatakan kegiatan Departemen Umum Wakaf Provinsi Azarbaijan Barat dalam memberikan pelayanan kepada para peziarah Arbain yang akan ke Irak mengatakan, “Departemen Umum Wakaf dan Urusan Amal Azerbaijan Barat menyediakan layanan di dua perbatasan negara sebagaimana tahun-tahun sebelumnya pada momen peringatan Arbain. Kami mendirikan sejumlah maukib untuk melayani peziarah di perbatasan Mehran dan di perbatasan Tamerchin.”
Hujjat al-Salam wa al-Muslimin Sifullah Rustamlu melanjutkan dengan menyatakan timnya selama proses Arbain baik momen datang dan kembalinya para peziarah menyediakan fasiitas konsumsi secara gratis setiap harinya. Ia berkata, “Departemen ini memiliki kapasitas untuk memasak lebih dari 12.000 makanan panas dalam dua giliran makan siang karena kehadiran yang signifikan dan peningkatan peziarah. 4.000 porsi makanan di perbatasan Tamrchin Piranshahr dan 8.000 paket makanan di perbatasan Mehran menyambut para peziarah Ahlulbait as dalam momen Arbain ini.”
Dalam menjelaskan sumber pendapatan makanan, Hujjatul Islam Rustamlu mengatakan, “Departemen Umum Wakaf memasok, memasak dan menyiapkan makanan di maukib-maukib yang ada bersumber dari donasi para donatur yang meniatkan sumbangannya untuk Imam Husain as.”
Deputi Kebudayaan dan Sosial Departemen Wakaf Umum Provinsi Azerbaijan Barat menambahkan, “Maukib yang dikelola Departemen Wakaf Umum Provinsi Azerbaijan Barat akan terus memberikan pelayanan kepada para peziarah dari tanggal 8 September sampai 19 September di dua perbatasan Tamrchin dan Mehran.”
“Daerh Piranshahr adalah pemukiman Sunni, dan dalam mengatur dan memberikan layanan dalam prosesi ini, saudara-saudara Sunni bersama dengan Syiah, serta karyawan wakaf provinsi, memberikan layanan kepada para peziarah Arbain. Momen peringatan Arbain ini penting untuk memperkuat Persatuan antara Syiah dan Sunni. Sebab Arbain dan kecintaan pada Imam Husain as adalah milik semua umat Islam.” Jelasnya.
Rostamlu menganggap melayani peziarah Imam Husain as sebagai kehormatan besar untuk Departemen Wakaf dan menyatakan, “Maukib Departemen Umum Wakaf Provinsi Azerbaijan melanjutkan kegiatan mereka sampai dua hari setelah Arbain dalam rangka untuk melayani rombongan peziarah semaksimal mungkin.”
Disebutkan tahun ini, Hari Arbain jatuh pada Sabtu (17/9) dan saat ini jutaan peziarah domestik dan asing telah berangkat menuju Karbala. Hari Arbain adalah salah satu hari peringatan dalam Islam untuk memperingati 40 hari syahidnya Imam Husain as di Karbala. Peringatan Arbain diwarnai dengan tradisi berjalan kaki dari Najaf ke Karbala untuk menziarahi makam Imam Husain as. Warga Irak sendiri mentradisikan berjalan kaki mulai dari kampung halaman mereka meski dengan jarak ratusan kilometer untuk mencapai kota Karbala.