27 April 2022 - 13:09
Khatib Masjid Al Aqsa: Normalisasi dengan Rezim Zionis Tidak akan Pengaruhi Perlawanan Palestina

Khatib Masjid Al-Aqsa menyatakan bahwa normalisasi hubungan antara beberapa penguasa Arab dengan rezim Zionis tidak akan mempengaruhi perlawanan rakyat Palestina.

Menurut Kantor Berita ABNA, Televisi Al-Mayadeen melaporkan, Sheikh Ekrima Sabri, Khatib Masjid Al-Aqsa dalam acara peringatan Hari Quds Internasional hari Selasa (26/5/2022) mengatakan, "Quds hari ini seperti barak militer, dan ini tanda bahwa kota ini berada di bawah pendudukan [rezim Zionis]."

"Tujuan dari aksi militer zionis untuk memberlakukan pembatasan terhadap Masjid Al-Aqsa. Apa yang terjadi di Masjid Al-Aqsha selama Ramadhan adalah penekanan pada apa yang didambakan oleh kaum Zionis,".

Sheikh Sabri mengungkapkan bahwa Quds tidak hanya untuk orang Palestina, sebab seperti Mekah dan Madinah, menjadi tanggung jawab semua Muslim untuk mendukungnya.

"Negara-negara Arab, atau siapapun yang terlibat di dalamnya, tidak boleh mengubah kompas umat Islam dari Al-Quds," ujar ulama Palestina ini.

"Masjid suci ini milik semua Muslim di dunia, dan mereka semua harus bekerja untuk menekan penjajah supaya menghentikan serangan terhadap Masjid Al-Aqsa," tegasnya.

Sheikh Sabri menilai normalisasi hubungan sejumlah negara Arab dengan rezim Zionis dulu terjadi di belakang layar, dan hari ini telah menjadi perhatian publik dan tidak akan mempengaruhi sikap bangsa Palestina untuk terus melanjutkan perlawanannya terhadap rezim Zionis.(PH)

342/