Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA ,Gencatan senjata dua bulan di Yaman, diberlakukan pada Sabtu (3/4/2022) malam, namun beberapa menit setelah diterapkan langsung dilanggar oleh rezim Saudi.
Wartawan stasiun televisi Al Masirah di Provinsi Saada melaporkan, Sabtu malam, beberapa menit setelah diberlakukannya gencatan senjata dua bulan di Yaman, terjadi penembakan rudal dan artileri oleh Saudi ke wilayah perbatasan Yaman.
Pada saat yang sama, serangan udara Koalisi Saudi ke distrik Shadaa, di Provinsi Saada, menyebabkan tiga warga sipil Yaman gugur.
Di sisi lain Pusat Komunikasi Ansarullah mengumumkan, jet-jet tempur Koalisi Saudi, Minggu dinihari menyerang salah satu pangkalan militer Yaman di Taiz.
Seorang sumber militer Yaman mengatakan, pesawat mata-mata Koalisi Saudi melanggar gencatan senjata, dan menyerang salah satu pangkalan militer Yaman, di Provinsi Taiz.
"Pelanggaran gencatan senjata terus dilanjutkan oleh Koalisi Saudi dengan menyerang markas militer di Najran, dengan artileri dan tank," imbuhnya.
Sebelumnya Utusan khusus PBB untuk Yaman, Hans Grundberg, Sabtu malam mengumumkan diberlakukannya gencatan senjata PBB di Yaman, yang akan berlangsung selama dua bulan. (HS)
342/