Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA ,Situs Al Quds Al Arabi, Senin (21/2/2022) mengutip Kanal 2 televisi rezim Zionis Israel melaporkan, sebuah "aliansi pertahanan" dibentuk oleh Israel, Saudi dan UEA untuk menghadapi ancaman drone-drone bunuh diri.
Aliansi ini dibentuk beberapa hari lalu dan diikuti oleh sejumlah negara dengan maksud untuk memanfaatkan kemampuan rezim Zionis mengidentifikasi dan melacak drone.
Hari Minggu lalu, UEA menjadi tuan rumah konferensi khusus terkait drone, dan Abu Dhabi meminta negara-negara sekutu untuk berusaha menciptakan perisai yang melindungi mereka dari bahaya serangan drone.
Menteri Negara UEA Omar bin Sultan Al Olama dalam konferensi tersebut kepada perwakilan militer negara-negara Arab dan Barat termasuk Amerika Serikat, Prancis dan Inggris mengatakan, "Hari ini lebih dari sebelumnya, kami merasa sangat perlu untuk melindungi rakyat kami dengan menggunakan teknologi dan instrumen ini, tapi tidak mungkin teknologi ini digunakan untuk melawan kami." (HS)
342/