Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA ,Hamas, Selasa (8/2/2022) mengumumkan, "Kejahatan Zionis di Nablus mendesak seluruh kelompok Palestina untuk membakar tempat-tempat kehadiran militer dan pemukim Zionis."
Jassem Al Barghouti, salah satu pejabat Hamas di Tepi Barat mengatakan, "Kejahatan di Nablus hari ini membuktikan bahwa satu-satunya solusi adalah perlawanan kokoh untuk melindungi rakyat Palestina, dan koordinasi keamanan tidak akan membuahkan hasil apa pun kecuali kejahatan Zionis yang lebih besar."
Kementerian Kesehatan Palestina mengonfirmasi gugurnya tiga pemuda Palestina yang ditembaki secara mambabi buta oleh tentara Israel di Nablus. Menurut sumber lokal, ketiga pemuda Palestina itu adalah anggota Kataib Syuhada Al Aqsa, sayap militer Fatah. (HS)
342/