Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA , "Tindakan AS dalam membunuh Syahid Soleimani merupakan contoh nyata dari serangan teroris dan terorisme negara, yang dirancang dan dilakukan oleh pemerintah AS dan dengan tangan Trump," kata Saeed Khatibzadeh dalam konferensi pers di Tehran, Senin (27/12/2021).
Dia menekankan pemerintah AS punya tanggung jawab internasional atas tindakan keji ini, dan Iran akan melakukan apa pun untuk membawa para pemberi perintah, pelaku, dan penasihat dalam aksi teroris ini ke pengadilan.
Di bagian lain, Khatibzadeh menuturkan putaran baru perundingan di Wina akan dimulai hari ini.
"Kami selalu menatap ke depan dalam perundingan Wina. Kami menyarankan pihak lawan untuk datang ke Wina dengan tekad untuk mencapai kesepakatan yang baik," imbuhnya.
Menurutnya, jika semua datang ke Wina dengan tekad ini, perundingan akan berhasil dan kita akan melihat hasilnya.
"Iran mengharapkan ketiga negara Eropa untuk mengakhiri sikap pasif dan melanjutkan agenda seriusnya untuk kembali pada komitmen mereka berdasarkan perjanjian nuklir JCPOA," tegas Khatibzadeh. (RM)
342/