Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA , NY Times, Minggu (21/11/2021) menulis, "Dalam 20 bulan lalu agen intelijen Israel meneror ilmuwan nuklir senior Iran, dan menciptakan ledakan-ledakan besar di empat fasilitas nuklir serta rudal Iran, dengan harapan sentrifugal-sentrifugal produsen bahan bakar nuklir lumpuh, karena mungkin saja suatu hari nanti Iran mampu menciptakan bom, namun pejabat intelijen AS, dan inspektur internasional mengatakan, Iran kembali menghidupkan program nuklirnya dengan cepat yang sebagian besar dengan pemasangan mesin-mesin baru, sehingga Tehran dapat mengayakan uranium dengan kecepatan yang luar biasa."
342/