Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA , Zabiullah Mujahid, Selasa (21/9/2021) dalam jumpa persnya mengumumkan, serangan ISIS ke kendaraan-kendaraan Taliban di Nangarhar baru-baru ini adalah serangan pengecut, perusuh dan membabi buta.
Ia menambahkan, upaya untuk membendung aksi ISIS di Afghanistan terus dilakukan, dan kelompok teroris ini tidak punya dukungan rakyat, oleh karena itu tidak bisa menciptakan ancaman atau bahaya.
Sejumlah orang yang diduga pelaku peledakan Nangarhar dikabarkan sudah ditangkap. Hari Sabtu dan Minggu, kota Jalalabad, pusat Provinsi Nangarhar dilanda beberapa ledakan yang menargetkan kendaraan-kendaraan yang mengangkut anggota Taliban. (HS)
342/