Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA ,Ali Shamkhani dalam sebuah cuit pada Rabu (8/9/2021) menulis, “Prioritas utama Afghanistan adalah stabilitas dan ketenangan.”
“Mengabaikan kebutuhan untuk pembentukan pemerintah yang inklusif, intervensi asing, dan penggunaan kekuatan militer sebagai pengganti dialog dalam menjawab tuntutan berbagai etnis dan kelompok-kelompok sosial, telah menjadi kekhawatiran utama bagi para sahabat rakyat Afghanistan,” tambahnya.
Taliban mengumumkan pembentukan pemerintahan baru dan nama-nama beberapa menteri pada Selasa sore. Taliban mengatakan mereka akan berusaha untuk melibatkan semua lapisan masyarakat Afghanistan dalam pemerintahan berikutnya. (RM)
342/