Menurut Kantor Berita ABNA, drone Yasir dan Ababil, serta unit pertahanan tentara, berhasil melakukan operasi pengintaian kapal dan mengirim informasi yang diterima secara online ke pusat kendali dan komando dalam operasi ujicoba dan pelatihan militer angatan laut Iran pada Kamis (1/7).
Pada pelatihan militer dalam rencana yang telah ditentukan di area 1400 Latihan Maritim Keamanan Berkelanjutan di Laut Kaspia tersebut drone jarak menengah Yasir dan Ababil, dengan mengidentifikasi dan memantau area pelatihan umum, mengirim gambar secara online ke Pusat Kontrol dan Komando yang demikian drone tersebut berhasil mengidentifikasi jenis kapal dan melakukan aktivitas spionase.
Pada pelatihan operasi tempur oleh Marinir dan Marinir Angkatan Darat tersebut juga dimulai digunakan peralatan dan senjata yang diperlukan untuk keberhasilan operasi pengintaian drone Angkatan Laut yang mendukung 212 peluncur rudal, dan dengan mengadopsi metode pertempuran terlatih dan mengandalkan pengamatan dekat.
Tim Operasi Khusus Angkatan Laut kemudian mempraktekkan pengendalian teritorial dan intelijen wilayah tersebut dengan melakukan operasi gerilya dan anti gerilya serta operasi infiltrasi.
Menembak target permukaan dan udara adalah fase berikutnya dari latihan angkatan laut ini, yang berhasil dilakukan dengan mentransfer pengalaman veteran Iran kepada perwira muda. Tekhnologi persenjataan Iran dalam memproduksi drone canggih semakin menambah daftar keberhasilan Iran dalam beberaapa tahun terakhir, yang membuat sistem pertahanan militer Iran makin disegani.