Menurut Kantor Berita ABNA, sistem rudal Sevom Khordad, dan 15 Khordad yang dibuat oleh para ilmuwan muda Iran, dioperasikan dalam latihan perang nyata menghadapi target-target agresor, dan berhasil menghancurkannya.
Juru bicara manuver militer gabungan pertahanan udara Modafean-e Aseman-e Velayat 99, Brigjend Abbas Farajpour mengatakan, dalam manuver militer ini, pasukan berlatih menjalankan program perlindungan sistem pertahanan udara terhadap wilayah negara dari salah satu pusat sensitif secara nyata.
Ia menuturkan, pasukan yang dilibatkan dalam manuver militer ini semuanya adalah petugas yang harus mempraktikkan program pertahanan udara dari pusat-pusat sensitif di medan pertempuran nyata, sehingga bisa memberikan kontribusi signifikan pada peningkatan pengalaman operasi.
Brigjend Farajpour menjelaskan, serangan pesawat-pesawat pemburu AU Militer Iran yang tergabung dengan unit serbu, ke lokasi manuver, dan digunaknnya taktik serta pertahanan udara oleh pesawat-pesawat pelacak, juga termasuk di antaranya program yang dilatih dalam manuver kali ini. (HS)
342/