Menurut Kantor Berita ABNA, Mevlut Cavusoglu seraya mengisyaratkan komitmen Ankara terhadap sikapnya soal pantai timur Mediterania menambahkan, Turki ingin meraih tujuannya dan jika Yunani tidak mengakhiri peta Seville, maka tensi ini tidak akan berakhir.
Menlu Turki terkait kembalinya kapal eksplorasi Oruc Reis yang bulan lalu dikirim ke timur Mediterania mengatakan, Ankara tidak mundur dari sikapnya terkait Mediterania Timur dan kapal ini kembali ke Pelabuhan Antalya untuk memenuhi kebutuhan, perbaikan, pemeliharaan dan perubahan shitf kerja.
Yunani bersama sejumlah negara Eropa meyakini langkah Turki di timur Mediterania terkait eksplorasi dan pengeboran minyak ilegal dan memicu tensi serta memperingatkan Ankara dampak langkah tersebut, namun Turki mengatakan mereka hanya menjamin haknya di laut ini, Laut Hitam dan Laut Aegea. (MF)
342/