Menurut Kantor Berita ABNA, Juru Bicara Hamas, Abdul Latif al-Qanoo mengatakan,"Keputusan rezim Zionis untuk mengubah struktur Masjid Ibrahim di kota Al-Khalil adalah agresi baru terhadap kesucian Islam."
Al-Qanoo menyebut langkah rezim Zionis sebagai pelanggaran jelas terhadap hukum internasional.
"Kota dan tempat suci Muslim harus dipertahankan identitas Arab dan Islamnya," tegas jubir Hamas.
Masjid Ibrahimi terletak di kota tua Al-Khalil yang berada di sebelah selatan Tepi Barat.
Menurut beberapa riwayat, di masjid ini terdapat makam Nabi Ibrahim dan istrinya Siti Sarah, dan makam Nabi Ishaq, Nabi Ya'qub dan istri mereka.(PH)
342/