Menurut Kantor Berita ABNA, Hossein Amir Abdollahian, Sabtu (25/7/2020) malam dalam wawancara dengan Kanal 1 televisi Iran menuturkan, proyek Israel untuk menggabungkan sebagian Tepi Barat ke wilayah pendudukan rencananya akan direalisaikan beberapa minggu lalu, namun batal karena mendapat banyak penentangan.
Abdollahian menambahkan, jika Zionis bersikeras melakukan aksi bodoh ini, maka mereka akan menerima balasan dari poros perlawanan yang tidak sekadar politik, dan kecaman semata.
Asisten khusus Ketua Parlemen Iran terkait reaksi Israel atas aksi jet tempur Amerika Serikat mengganggu pesawat sipil Iran menjelaskan, Israel dari satu sisi berusaha memprovokasi, tapi di sisi lain membantah keterlibatannya.
Ia menegaskan, Israel tidak berada pada level yang bisa memberi ancaman kepada Republik Islam Iran. (HS)
342/