Menurut Kantor Berita ABNA, Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran mengumumkan, sampai hari ini, Jumat (10/7) 215.015 pasien Corona di Iran dinyatakan sembuh.
Sima Sadat Lari, memberikan laporan terbaru mengenai kasus penyebaran dan penularan COVID-19 di Iran. Ia melaporkan, dalam 24 jam terakhir ditemukan 2.262 kasus baru positif Covid-19 di seluruh Iran, 1.455 orang dirawat di rumah sakit, sisanya menjalani rawat jalan, dan 3.319 pasien berada dalam kondisi kritis.
Menurut Sadat Lari, dengan adanya penambahan kasus baru hari ini, jumlah total warga Iran yang positif terinfeksi Virus Corona mencapai 252.720 orang.
Ia menambahkan, dalam 24 jam terakhir, 142 pasien Corona meninggal dunia, sehingga jumlah total korban jiwa akibat virus ini di Iran, menjadi 12.447 orang.
Selain itu Juru Bicara Kementerian Kesehatan Iran tersebut menyebutkan kondisi Provinsi Khuzestan, Hormuzgan, Boushehr, Kermanshah, Kurdistan, Ilam, Azerbaijan Barat dan Timur, dan Khorasan Razavi, masih termasuk zona merah, sementara Provinsi Tehran, Isfahan, Mazandaran, Golestan, Alborz, Kerman, Yazd, Sistan va Balucestan, Hamedan dan Ardebil, dalam kondisi siaga.
Sejauh ini test diagnoasa COVID-19 telah dilakukan pada 1.846.793 warga di negara tersebut.
Sadat Lari juga mengatakan, "Sayangnya, mengadakan upacara berkabung dan pernikahan telah memainkan peran penting dalam peningkatan jumlah warga yang terjangkiti Corona."
"Kami sangat meminta kepada setiap warga untuk menerapkan phisycal distancing dengan menjaga jarak satu sama lain dan memastikan untuk mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah." Pesannya.