10 Juli 2020 - 17:23
Ayatullah Makarim Shirazi Ingatkan Pemerintah akan Bahaya Propaganda Musuh melalui Dunia Maya

Ayatullah Makarim Shirazi Ingatkan Pemerintah akan Bahaya Propaganda Musuh melalui Dunia Maya

Menurut Kantor Berita ABNA, salah seorang ulama marja taklid Syiah yang bermukim di kota Qom Iran dalam pertemuannya dengan Direktur Jenderal Informasi Qom memesankan agar pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mencegah efek negatif dari penggunaan media sosial khususnya bagi generasi muda. 

Ia berkata,"Kota Qom adalah pusat keilmuan dan kebudayaan Syiah saat ini, yang karena itu musuh terus meningkatkan permusuhan dan tekanannya pada kota suci ini dengan penetrasi budaya dan perang pemikiran untuk menimbulkan kerusakan budaya, moral dan intelektual."

"Karena mereka tidak bisa melakukan pengrusakan secara langsung, maka mereka memanfaatkan dunia maya untuk menyuntikkan gaya hidup yang rusak dan pemikiran yang menyimpang di kalangan generasi muda. Karena itu, pemerintah khususnya pihak terkait dalam bidang informasi, sudah selayaknya memperketat filter dan meminimalisir masuknya informasi-informasi yang tidak sesuai dengan kultur masyarakat Islam." Tambahnya.

Penulis kitab tafsir Alquran "Al-Amtsal" ini kemudian merekomendasikan agar pemerintah tidak mengabaikan keberadaan Hauzah Ilmiah dan madrasah-madrasah diniyah dalam upaya tetap menetralisir upaya musuh dalam memanfaatkan dunia maya untuk merusak generasi muda. Ia berkata, "Saya berharap dengan anda tetap menjalin hubungan dan bekerjasama dengan Hauzah Ilmiah dan memanfaatkan kapasitas yang anda, insya Allah tujuan nasional untuk melindungi generasi muda dari fitnah musuh bisa tercapai."

Sebelumnya, Direktur Jenderal Informasi Qom Hujjatul Islam dan Muslimin Salimi di awal pertemuan telah mempresentasikan laporan mengenai program-program yang sudah dijalankan pemerintah Qom khususnya di bidang informasi. Ia juga menyampaikan meningkatnya gerakan-gerakan anti agama yang mengkampenyakan propaganda mereka melalui dunia maya. 

Di awal pertemuan, Hujjatul Islam dan Muslim Salimi, saat mempresentasikan laporan tentang rencana yang diusulkan untuk provinsi tersebut sesuai dengan pekerjaan musuh di bidang anti-agama, pengaruh dan spionase, kerja sama, kerja sama, dan sinergi dengan seminari Qom. Ia menegaskan pentingnya kerjasama dan kesepahaman yang kuat antara pemerintah dan Hauzah Ilmiyah dalam mengatasi tantangan tersebut.