Menurut Kantor Berita ABNA, Benny Gantz, Minggu (29/6) meminta warga Palestina menerima perundingan terkait proyek Amerika Serikat, Kesepakatan Abad.
Seperti ditulis Jerusalem Post, Gantz menuturkan, Presiden Amerika adalah sahabat sejati Israel, ia memprakarsai sebuah proyek bersejarah di tengah situasi sensitif sekarang ini. Namun sungguh disayangkan warga Palestina mengabaikan ajakan penting untuk berunding ini.
Ia menambahkan, Hizbullah sedang membangun gudang senjata, dan memproduksi rudal-rudal akurat yang dapat menjangkau semua lokasi di Israel.
Menteri Perang Israel kemudian mengancam pemerintah Lebanon dengan dalih aktivitas Hizbullah. Menurutnya, jika rudal Hizbullah diarahkan ke Israel, maka Lebanon harus bertanggung jawab, Israel tidak akan menerima alasan apapun, dan pihak lainpun tidak boleh menerimanya.
Pada saat yang sama, Gantz menuduh Hamas tengah melakukan aksi provokatif, dan ia mengancam, jika Hamas ingin menguji Israel, maka ia harus membayar harga yang sangat mahal. (HS)
342/