Menurut Kantor Berita ABNA,Brigjen Mohammad Pakpour membantah klaim seorang pejabat Turki terkait kehadiran anasir PKK di dalam wilayah Iran dan menuturkan, klaim ini tidak bertanggung jawab, dan tidak berdasar.
Brigjen Pakpour menambahkan, di perbatasan Iran-Turki interaksi yang sangat baik dan penting terjailin di antara angkatan bersenjata dua negara. Oleh karena itu, kami berharap pejabat Turki tidak mengeluarkan statemen terkait situasi perbatasan sebelum menelitinya, dan lebih dahulu menghubungi kanal resmi Iran, serta menelusurinya dalam mekanisme yang sudah disepakati bersama.
Menurut Komandan AD IRGC, kehadiran anasir teroris di dalam wilayah Iran adalah garis merah IRGC.
"Bagi kami masalah ini bisa dipahami, bahwa operasi-operasi terbaru kelompok separatis di dalam wilayah Turki menimbulkan tekanan terhadap pemerintah Ankara, oleh karena itu mereka terpaksa mengeluarkan statemen semacam ini," pungkasnya. (HS)
342/