Menurut Kantor Berita ABNA, Vladimir Zhirinovsky menuturkan, jika revolusi pecah di Amerika, Donald Trump akan dipaksa lari dari negara itu dengan mengenakan pakaian wanita.
Sejumlah kota di Amerika dalam beberapa hari terakhir dilanda aksi demonstrasi luas memprotes pembunuhan warga kulit hitam oleh polisi Amerika, di Minneapolis, negara bagian Minnesota.
Juru bicara Gedung Putih Kayleigh McEnany, Senin (1/6) sore mengabarkan penempatan 17.000 pasukan garda nasional Amerika di 24 negara bagian untuk menghadapi demonstran. (HS)