(ABNA24.com) Ali al-Huseini, seperti dilaporkan laman Farsnews, Rabu (29/4/2020) menuturkan setelah parlemen Irak menyetujui draft pengusiran pasukan AS, mereka ingin melakukan balas dendam dan mengerahkan teroris Daesh untuk membunuh warga sipil.
Sementara itu, juru bicara Gerakan Ansarullah al-Aufiya Irak, al-Kar'awi mengatakan AS telah mengoperasikan sistem pertahanan rudal Patriot di beberapa pangkalannya di Irak tanpa sepengetahuan pemerintah Baghdad.
Menurutnya, langkah itu bermakna dimulainya skenario baru Amerika di Irak. (RM)
342/