(ABNA24.com) Statemen ini disampaikan Brigjen Poudastan menyikapi berita palsu yang disebarkan media Arab-Ibrani-Barat hari Selasa yang mengklaim sejumlah komandan terkemuka Iran, termasuk dirinya dan Komandan Brigade Quds Korp Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Ismail Qaani gugur dalam serangan rudal rezim Zionis terhadap pangkalan militer Suriah.
Kepala Pusat Studi Strategis Angkatan Bersenjata Iran dalam sebuah wawancara dengan wartawan IRIB hari Rabu (1/4/2020) mengatakan, "Ketika musuh tidak bisa melakukan apapun di arena nyata, mereka beralih ke dunia maya untuk mengganggu opini publik,".
"Musuh melancarkan agitasi media, karena mengetahui kekuatan dan kejayaan Angkatan Bersenjata Iran," tegasnya.
Pada hari Selasa, rezim zionis menembakkan sejumlah rudal ke salah satu pangkalan militer Suriah di Homs, tapi berhasil ditangkis oleh sistem anti-udara Suriah.
Bersamaan dengan serangan tersebut, media Israel, Arab dan Barat menyebarkan berita palsu mengenai tewasnya sejumlah komandan senior Iran.
Rezim Zionis berulangkali melancarkan serangan udara ke arah pangkalan militer Suriah demi mendukung kelompok teroris yang sedang terjepit posisinya di negara Arab itu.
.............
340