14 Maret 2020 - 07:59
Takht-Ravanchi: Sanksi AS Menghambat Perjuangan Rakyat Iran Melawan Corona

Perwakilan Tetap Republik Islam Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di Twitter pada hari Jumat, 13 Maret, menyebut sanksi sepihak AS terhadap Iran sebagai menghalangi upaya Tehran untuk memerangi virus Corona, seraya menekankan bahwa krisis internasional membutuhkan upaya internasional yang nyata.

(ABNA24.com) Majid Takht-Ravanchi, Wakil Tetap Iran di PBB dalam Twitternya menjelaskan, "Rakyat dan pemerintah Iran bekerja keras untuk memerangi virus Corona, tetapi sanksi AS menghambat upaya mereka."

Takht-Ravanchi mendesak AS untuk berhenti mempolitisasi upaya kemanusiaan dan mencabut sanksi.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif juga mengirim surat kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada hari Kamis, 12 Maret, dan mengirimkan tembusannya kepada para pemimpin organisasi internasional dan menteri luar negeri semua negara tentang perlunya mencabut sanksi sepihak AS terhadap Iran.

Zarif dalam suratnya menekankan, "Meskipun Iran memiliki kemampuan ilmiah untuk memerangi virus Corona, tapi sanksi dan prasyarat AS untuk mencegah penjualan obat-obatan dan peralatan medis menyebabkan upaya memerangi virus Corona di Iran menghadapi kendala serius."

Menteri Luar Negeri Iran sebelumnya mengutuk penajaman sanksi ekonomi AS dan terorisme ekonomi terhadap Iran dan dampaknya pada kematian warga negara Iran dengan virus Corona.

Sanksi unilateral dan keterlaluan Washington, yang mencakup barang-barang penting, bahkan obat-obatan dan persediaan medis, telah menyebabkan banyak masalah bagi rakyat Iran, terutama para pasien.

.............
340